Rabu, 08 April 2020

Covid-19 atau Coronavirus Disease-2019

    Sekarang ini, banyak orang yang bertanya-tanya. Bagaimana sih covid-19 itu? Bagaimana sih cara mencegahnya?. Kali ini, akan saya bahas mengenai covid-19 secara rinci dan jelas. 
1. Apa yang dimaksud dengan covid-19 atau coronavirus desease-2019?
   Coronavirus itu merupakan keluarga besar virus yang dapat menyerang manusia dan hewan. Nah, pada manusia, biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan, mulai dari flu biasa hingga penyakit serius, seperti MERS dan SARS. 
   Covid-19 sendiri merupakan coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia di daerah Wuhan, Provinsi Hubei, China pada tahun 2019.
   Maka dari itu, Coronavirus jenis baru ini diberi nama Coronavirus Disease-2019 yang disingkat menjadi Covid-19.

2. Bagaimana penularan virus corona?
   Virus corona akan menyebar ketika seseorang sedang dalam keadaan sakit, batuk atau bersin. Kemudian virus akan menular melalui mata, hidung dan mulut.
   Proses penyebaran virus ini melalui udara yang terinhalasi atau terhirup lewat hidung dan mulut sehingga masuk dalam saluran pernafasan.
   Virus ini masuk melalui saluran nafas atas, lalu ke tenggorokan hingga paru-paru.
 
3. Bagaimana cara mencegah virus corona?
   Berikut ini adalah 5 cara sederhana yang dapat kita lakukan untuk mencegah virus corona, antara lain sebagai berikut:
1. Cuci Tangan
   Tindakan pertama yang dapat dilakukan untuk menangkal virus corona adalah dengan rajin mencuci tangan. Sebab, tangan adalah salah satu anggota tubuh yang menjadi sumber penyakit.
   Cuci tangan dengan durasi minimal 20 detik untuk membunuh virus corona menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir. Setelah itu, keringkan tangan menggunakan kain yang bersih atau tisu.
   Tindakan pencegahan yang satu ini dianggap lebih efektif untuk membunuh kuman, bakteri, termasuk virus corona. Cuci tangan merupakan langkah yang disarankan oleh banyak pihak, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia.
2. Hindari Sentuh Wajah
   Telah diketahui bahwa tangan dapat menjadi sumber penyakit sebab sering terjadi kontak dengan benda maupun orang lain. Sementara itu, virus corona disinyalir dapat masuk tubuh manusia melalui segitiga wajah yakni mata, hidung, dan mulut.
   Maka dari itu, hindari untuk menyentuh wajah menggunakan tangan. Apabila terpaksa harus menyentuh wajah, maka pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu dengan sabun.
3. Etika Bersin dan Batuk
   Terapkan etika bersin dan batuk dengan benar menggunakan siku tangan bagian dalam atau tisu bersih. Sebab, cairan yang diproduksi pada saat batuk dan bersin tersebut dapat menjadi media penularan virus corona.
   Apabila Anda menggunakan tisu, maka segera buang ke tempat sampah dan cuci tangan menggunakan sabun hingga bersih dan kering kembali.
4. Memakai Masker
   Virus corona tidak menyebar melalui udara. Namun, penggunaan masker dapat meminimalisir penularan virus corona. Sebab, virus corona dapat menyebar melalui droplets dan dapat masuk ke dalam tubuh melalui selaput lender seperti mata, mulut, dan hidung.
   Masker juga dapat digunakan ketika seseorang dalam kondisi yang kurang sehat. Hindari untuk menggunakan satu masker secara berulang-ulang. Sebab, masker dapat mengandung berbagai jenis kuman, bakteri, dan virus setelah dipakai.
   5. Hindari Interaksi Langsung
   Cara sederhana guna menangkal virus corona yang kelima adalah hindari interaksi secara langsung seperti berpelukan, berjabat tangan, dan lain sebagainya.
   Dengan menghindari kontak kulit dengan orang lain, maka Anda dapat mengurangi penyebaran virus corona.

4. Apa saja upaya pemerintah untuk mencegah virua corona?
   Langkah-langkah untuk mencegah virus mematikan itu masuk ke Indonesia. Upaya-upaya tersebut adalah sebagai berikut:
1. Thermo Scanner
   Pemerintah telah mengaktifkan 135 unit Thermo Scanner di pintu-pintu kedatangan internasional di berbagai bandara yang memungkinkan warga asing masuk ke Indonesia.
   Dengan alat Thermo Scanner tersebut, petugas dapat mengetahui tingkat suhu tubuh seseorang. Sehingga, dapat diketahui apa penyebab tubuh mereka tinggi.
   Tidak hanya itu, sejumlah mekanisme pemeriksaan juga telah disiapkan dan akan dikenakan pada setiap pendatang yang tiba di Indonesia.
2. Larangan terbang
   Upaya pencegahan kedua adalah pelarangan penerbangan 2 maskapai Indonesia, yakni Lion Air dan Sriwijaya Air, dengan tujuan Wuhan, Provinsi Hubei, China yang menjadi pusat persebaran wabah infeksi.
   Hal ini sesuai dengan NOTAM (peringatan) C0108/20 yang diterbitkan oleh Notam Office, Beijing.
   Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan belum bisa memastikan kapan pelarangan ini akan dicabut, mengingat kondisi di Wuhan masih belum kondusif.
   Budi juga memastikan tidak ada maskapai Indonesia yang terbang ke Wuhan. Larangan penerbangan dari maskapai Indonesia ini mungkin saja diperluas ke kota-kota lainnya.

3. Evakuasi WNI

   Langkah selanjutnya yang ditempuh Pemerintah Indonesia untuk melindungi warganya dari infeksi virus yang sejauh ini sudah memakan lebih dari 200 jiwa di China ini adalah dengan cara melakukan evakuasi WNI yang berada di wilayah krisis.

   Wilayah krisis yang dimaksud adalah kota Wuhan dan sekitarnya.

Namun, Jumat (31/1/2020) sore, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi memastikan Indonesia sudah mendapat izin dari China untuk melakukan penerbangan dan pendaratan di Wuhan.

Retno menyebut, pesawat carteran beserta tim penjemputan tersebut akan diberangkatkan dalam waktu 24 jam ini.